Seringkali, kita merasakan perasaan gelisah yang datang tanpa alasan yang jelas. Hati menjadi tidak tenang, dan pikiran terasa kacau. Perasaan ini bisa muncul kapan saja, baik dalam situasi yang penuh tekanan maupun dalam momen yang seharusnya menyenangkan. Lantas, apa sebenarnya yang menyebabkan hati merasa gelisah dan tidak tenang? Pada artikel ini, kita akan membahas berbagai penyebab perasaan tersebut serta cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dan menenangkan hati.
1. Stres dan Kecemasan yang Berlebihan
Salah satu penyebab utama mengapa hati menjadi gelisah dan tidak tenang adalah stres. Ketika kita dihadapkan pada berbagai tekanan, baik dari pekerjaan, hubungan sosial, atau masalah pribadi, tubuh akan merespon dengan cara yang alami, yaitu dengan meningkatkan kadar hormon stres, seperti kortisol. Kondisi ini bisa membuat kita merasa cemas, khawatir, dan tertekan, yang pada akhirnya berimbas pada ketenangan hati.
Kecemasan berlebihan atau anxiety juga menjadi penyebab yang cukup umum. Ketika kita sering khawatir tentang masa depan, pekerjaan, atau hal-hal yang belum terjadi, otak kita cenderung memproses informasi tersebut dengan cara yang mengarah pada kecemasan yang terus-menerus. Perasaan cemas ini seringkali datang tanpa sebab yang jelas, namun tetap mengganggu ketenangan hati kita.
2. Konflik dalam Kehidupan Pribadi dan Sosial
Hubungan sosial yang tidak harmonis atau adanya konflik dalam keluarga, pertemanan, atau hubungan romantis juga bisa menyebabkan perasaan gelisah. Ketika kita merasa terlibat dalam perselisihan atau tidak puas dengan hubungan kita dengan orang lain, perasaan tidak tenang seringkali muncul. Ketidakpastian dalam hubungan atau ketakutan akan kehilangan orang yang kita sayangi dapat menambah beban emosional, yang berujung pada gelisah.
Masalah dalam hubungan sosial, baik itu pertemanan atau keluarga, dapat membuat kita merasa terisolasi dan tidak dihargai. Hal ini menyebabkan hati menjadi lebih cemas, karena kita cenderung memikirkan apa yang salah dan bagaimana mengatasinya.
3. Kelelahan Fisik dan Mental
Terlalu banyak bekerja atau kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan tubuh dan pikiran kita. Kelelahan fisik dapat menurunkan energi dan stamina kita, sedangkan kelelahan mental bisa menyebabkan kita merasa kewalahan dengan pikiran yang terus-menerus berputar. Kondisi ini membuat hati kita sulit merasa tenang, karena tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk istirahat dan pemulihan.
Pola hidup yang tidak sehat, seperti kurang tidur, makan tidak teratur, atau tidak cukup bergerak, juga dapat memperburuk perasaan gelisah. Ketika tubuh tidak mendapatkan perawatan yang baik, kita cenderung merasa cemas dan tidak nyaman.
4. Keterikatan pada Masa Lalu
Masa lalu yang belum selesai atau kenangan buruk yang belum bisa dilupakan juga menjadi salah satu penyebab hati merasa gelisah. Rasa bersalah, penyesalan, atau trauma yang tidak tuntas dapat terus menghantui pikiran kita. Ketika kita terlalu fokus pada masa lalu, kita seringkali merasa khawatir akan kemungkinan terulangnya peristiwa buruk yang pernah terjadi, yang dapat merusak ketenangan hati kita.
Perasaan ini seringkali muncul tanpa disadari, namun dampaknya cukup besar terhadap kondisi emosional kita.
5. Kurangnya Tujuan Hidup yang Jelas
Ketika kita merasa bingung atau tidak tahu arah hidup yang ingin ditempuh, hati kita cenderung merasa gelisah. Kurangnya tujuan hidup yang jelas dapat menyebabkan perasaan tidak puas dan kebingungan. Ketidakpastian tentang masa depan membuat kita merasa terombang-ambing dan kehilangan arah.
Perasaan ini sering kali muncul di saat kita merasa tidak ada yang dapat memberikan kepuasan batin atau tidak tahu apa yang kita inginkan dalam hidup. Kehilangan arah ini bisa menjadi sumber kecemasan yang membuat hati semakin gelisah.
6. Pengaruh Lingkungan dan Faktor Eksternal
Terkadang, perasaan gelisah dan tidak tenang bisa disebabkan oleh faktor-faktor eksternal, seperti situasi sosial, berita negatif, atau kondisi ekonomi yang buruk. Lingkungan yang tidak kondusif atau adanya tekanan dari luar dapat memengaruhi ketenangan batin kita. Ketika kita terpapar terlalu banyak informasi yang membuat kita khawatir atau stres, perasaan gelisah sering kali datang begitu saja.
Berita buruk, konflik sosial, atau situasi yang tidak menentu di sekitar kita dapat memengaruhi suasana hati dan membuat hati menjadi lebih gelisah.
7. Cara Mengatasi Hati yang Gelisah dan Tidak Tenang
Setelah mengetahui penyebab hati gelisah, penting untuk mencari cara untuk mengatasinya. Berikut beberapa langkah yang dapat membantu menenangkan hati yang gelisah:
- Relaksasi dan Meditasi
Cobalah untuk meluangkan waktu sejenak setiap hari untuk beristirahat dan melakukan relaksasi. Meditasi, pernapasan dalam, atau latihan mindfulness dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh. - Olahraga
Aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan mood dan mengurangi stres. Berjalan kaki, yoga, atau berolahraga ringan dapat membantu tubuh melepaskan ketegangan dan meningkatkan produksi hormon endorfin yang dapat memperbaiki suasana hati. - Mencari Dukungan Sosial
Berbicara dengan orang yang kita percayai dapat membantu meredakan kecemasan. Mengungkapkan perasaan kita dapat memberikan kelegaan dan membantu kita melihat masalah dengan perspektif yang berbeda. - Mengatur Waktu Istirahat yang Cukup
Pastikan tubuh mendapatkan istirahat yang cukup agar bisa pulih dan terhindar dari kelelahan. Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. - Mencari Tujuan yang Jelas
Tentukan tujuan hidup yang jelas dan terukur. Memiliki arah yang jelas dapat memberikan rasa tenang dan mengurangi kecemasan yang datang dari ketidakpastian. - Menghindari Stres Berlebihan
Hindari terlalu banyak memikirkan hal-hal yang tidak dapat kita kontrol. Fokuskan perhatian pada hal-hal yang positif dan yang dapat kita atur, serta berikan diri kita waktu untuk menikmati hidup.
Kesimpulan
Perasaan gelisah dan tidak tenang adalah hal yang wajar terjadi dalam kehidupan kita. Namun, jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini dapat mempengaruhi kualitas hidup dan kesehatan mental kita. Dengan mengetahui penyebabnya dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mengatasinya, kita bisa lebih mudah menenangkan hati dan mengurangi kecemasan yang ada. Jangan ragu untuk mencari bantuan profesional jika perasaan gelisah ini mengganggu kehidupan sehari-hari.

Gali Ega merupakan praktisi di bidang rehabilitasi narkoba. Berpengalaman lebih dari 4 tahun sebagai staff rehabilitasi narkoba. Aktif menulis mengenai mental health, NAPZA, antisipasi dan perawatan korban pecandu narkoba.





